Sabtu, 23 Desember 2017

Surga Wisata di Timur Indonesia

        Bagi kalian para pecinta travelling pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu kota ini, Yupp "Kota Ambon". Kota ini terletak di salah satu pulau bagian timur dari Indonesia, yaitu Pulau Maluku. Pulau Maluku sendiri terdiri dari beberapa kepulauan, yang kebetulan Kota Ambon sendiri berada di Pulau Maluku (Ibukota Provinsi) itu sendiri. Beberapa tahun belakangan ini Kota Ambon terkenal dengan julukan "City of Music" karena kota ini banyak menghasilkan para penyanyi yang berbakat. Selain terkenal dengan julukan tersebut, Ambon sendiri terkenal akan keindahan Alam nya. kali ini yang akan saya bahas yaitu tentang keindahan Pantai yang berada di Pulau Ambon.

        Ada satu kata yang menarik tiap turis berlibur ke Ambon yaitu "kalau kalian berlibur ke Ambon, tidak pas rasa liburan kalau tidak mengunjungi pantai nya". Karena keindahan pantai nya yang indah serta menarik maka tidak heran banyak turis dalam negeri serta mancanegara yang rela menghabiskan waktu liburan nya di Ambon. 
  1. Pantai Liang
Pantai yang juga disebut Pantai Hunimua ini pernah dinobatkan oleh PBB sebagai pantai terindah di Indonesia pada tahun 1991. Tentu hal ini bukan tanpa alasan, tempat wisata di Ambon ini memiliki hamparan pasir putih dipadu dengan air jernih kebiruan yang membuat Anda tak pernah bosan menikmati keindahannya.

Ombak di pantai ini tidak terlalu besar sehingga cocok untuk bermain air. Jika tak ingin basah, Anda bisa berjemur di pasirnya yang landai. Selan itu, deretan pohon rindang yang berjajar di tepi pantai bisa Anda gunakan untuk berteduh sambil menikmati kuliner setempat. Tempat wisata ini terletak di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, atau sekitar 40 km dari pusat kota Ambon. Untuk bisa masuk Pantai Liang, Anda harus membayar 15.000 Rupiah.


     2.   Pantai Natsepa

Masih di kecamatan yang sama dengan Pantai Liang, ada Pantai Natsepa yang juga menawarkan keindahan khas pantai. Air laut di tempat wisata ini sangat jernih sehingga Anda bisa melihat ikan berenang dengan mudah.

Bosan memancing di tepi pantai? Anda bisa menyewa perahu dengan tarif 20.000 per jam dan merasakan sensasi memancing di laut lepas. Jika tak suka memancing tapi ingin ikan segar, coba datang ke pasar ikan yang berjarak hanya sekitar 700 meter dari tempat wisata ini. Anda bisa membeli ikan segar hasil tangkapan nelayan setempat.

Jangan lupa mencicipi rujak buah khas Pantai Natsepa. Pantai ini dikenal dengan rujak buah segarnya yang banyak dijual di sekitar pantai. Buah-buahan segar seperti mangga dan jambu dipadu dengan saus kacang gula merah tentu akan sangat menyegarkan siang Anda di Pantai Natsepa.

    3.   Pantai Pintu Kota



Pantai ini menjadi ikon sekaligus tempat wisata di Ambon yang banyak dikunjungi. Berbeda dengan pantai-pantai sebelumnya yang memiliki hamparan pasir untuk berjemur, pantai ini dipenuhi oleh batuan karang. Tapi bukan berarti Pantai Pintu Kota kalah cantik.

Yang menarik dari pantai ini adalah adanya sebuah tebing karang rakasa yang menjorok ke laut dengan lubang besar menyerupai sebuah pintu. Percikan air dari ombak yang menghantam tebing karang menjadi salah satu pemandangan favorit pengunjung. Selain biasa menjadi foto sampul untuk majalah wisata alam, tebing karang ini juga seringkali digunakan sebagai latar foto prewedding oleh banyak pasangan.

Hanya dengan 5.000 Rupiah, Anda sudah bisa menikmati keindahan tempat wisata di Ambon ini. Jangan khawatir jika lupa membawa bekal karena di sini ada banyak penjual makanan.

    4. Pantai Pulau Pombo

Pulau Pombo terletak di Kecamatan Salahhutu, Kabupaten Maluku Tengah atau secara geografis berada di antara Pulau Haruku dan Pulau Ambon. Dari Pulau Ambon, Anda memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk mencapai Pulau Pombo dengan menggunakan speedboat. Pulau yang memiliki luas sekitar 4km2 ini adalah pulau tak berpenghuni. Di sana, Anda dapat dapat menjumpai burung-burung Pombo yang hanya ada di Maluku. Air lautnya sangat bening dengan gradasi biru-kehijauan. Pulau Pombo ini dipenuhi dengan batu karang berukuran kecil hingga besar dan juga atol. Perairan Pulau Pombo juga menjadi salah satu incaran turis untuk snorkeling dan diving karena keindahan terumbu karang dan biota lautnya yang masih terjaga. Tak hanya itu, Anda juga dapat trekking mengelilingi pulau.

    5. Pantai Ora, Maluku Utara
Pantai ini memang bukan termasuk dalam pulau Ambon, tetapi mayoritas turis yang ke Ambon akan singgah di pantai ini untuk merasakan keindahan pantai tersebut. Pantai ini berada di bagian utara dari pulau Maluku Utara, kurang lebih 4-5 jam perjalanan dari Bandara Pattimura menuju pantai ini. Walaupun perjalanan yang cukup lama, tetapi ketika sampai disana anda akan merasakan sesuatu yang berbeda, merasa kagum dengan pantai ini. Di sana juga sudah tersedia penginapan di atas laut (cottage) untuk anda bagi yang ingin menginap/bermalam di pantai tersebut. Fasilitas diving/snorkeling juga tersedia buat anda yang ingin menjelajahi bagian bawah laut. Kelebihan dari pantai ini yaitu air laut nya yang begitu jernih, sehingga dari kejauhan atau dari tampak atas sangat terlihat jelas terumbu karang dan beberapa spesies ikan di bawah sana. 

      Jika anda memiliki waktu liburan apalagi bersama keluarga anda, ajak lah keluarga anda untuk berlibur di Pulau Ambon karena pemandangan alam yang begitu indah dan tidak kalah indah dengan Raja Ampat ataupun Maldives. Salah satu nya pantai ora, jika di lihat dari atas menggunakan kamera/drone maka akan lebih mirip dengan Maldives. Para traveller yang berkunjung bukan hanya sebatas warga biasa, melainkan para selebriti dalam negeri juga pernah mengunjungi pantai-pantai tersebut dan merasa belum puas jika hanya sekali berkunjung. 

Jumat, 09 Desember 2016

Pengalaman yang tak terlupakan ke Surga nya Maluku

Hallo Para Bloggers semua....Sorry ya baru muncul lagi, maklumlah namanya juga mahasiswa *hehehe... Gimana kabar kalian semua? saya harap selalu sehat yaa. Oke kali ini saya akan berbagi pengalaman saya sewaktu libur lebaran kemarin tepatnya tahun 2016. Sesuai dengan judulnya , kali ini saya akan membahas tentang liburan saya ke Pantai Ora, yang di mana pantai ini banyak yang bilang surga nya pulau maluku. Tapi bagi kalian yang belum tahu Pantai Ora itu kayak gimana dan letaknya di mana, saya akan menjelaskan dulu biar kalian yang belum tahu bisa tahu. oke langsung saja dii baca yahhh.....
Pantai Ora  ini merupakan suatu Pantai  yang terletak pulau Seram, kecamatan Seram Utara, Maluku TengahMalukuIndonesia. Pantai yang berlokasi di ujung barat teluk Sawai ini berada di sebelah desa Saleman dan desa Sawai, di tepi hutan Taman Nasional Manusela. kalian tahu gak kenapa di sebut surga nya pulau maluu? Karena Pantai Ora ini memiliki karakteristik pantai yang berpasir putih dengan air yang sangat jernih dan tenang dengan kekayaan terumbu karang, ikan dan aneka ragam biota laut lainnya. 

Ora Beach Eco Resort, Seram, Maluku Tengah
Pantai Ora dan desa Sawai merupakan objek wisata di teluk Sawai yang setiap tahunnya dapat menyedot sekitar 500 wisatawan dari dalam dan luar negeri. Di pantai ini sendiri terdapat 2 jenis resort yang di sediakan bagi para wisatawan lohh. Bagi kalian yang pengen liburan ke tempat ini, pantai ini sangat cocok bagi kalian karena pantai ini memiliki resort yang sengaja di buat di atas laut. jadi kita bisa merasakan  bagaimana tinggal di rumah yang berada di atas laut, seperti di Maldives gituu..Pantai ini juga sering di kunjungi beberapa artis ketika mereka punya waktu liburan  looh, dan juga sering di buat tempat shooting "MY TRIP MY ADVENTURE". Tapi kalau kalian tidak sempat atau tidak bisa tinggal di tempat yang di atas laut itu, jangan kecewa karena masih ada 1 tempat lagi yang di sediakan yakni di sekitar pantai itu sendiri. Jadi Kalau yang masih bingung dengan tempatnya, kalian bisa browsing saja di google, dan di jamin kalian gak nyesal liburan ke 1 pantai ini loo.. okey sekarang saya akan berbagi pengalaman saya berlibur di pantai ini.

Di atas Kapal feri, perjalanan menuju Pelabuhan Waipirit
Awal perjalanan liburan saya ini ketika lebaran hari ketiga kalau saya tidak salah ingat. hehehe.. Tentu nya liburan ini saya tidak pergi sendiri, tapi dengan keluarga-keluarga dari sebelah mama saya. Kami mulai perjalanan pada pagi sekitar pukul 06.00 WIT. Oh iya rute perjalanan ini kalau dari Kota Ambon sendiri, kalian bisa menggunakan kendaraan menuju Dermaga Liang yang bernama Pelabuhan Hunimua untuk naik feri dari situ. Perjalanan feri itu sekitar 3 jam untuk sampai ke tempat seberang yakni pelabuhan Waipirit, Seram bagian Barat. Setelah sampai di pelabuhan itu, kalian harus menempuh perjalanan ke salah satu desa di Pulau Seram namanya "Desa Saleman". Perjalanan yang kalian harus tempuh itu kurang lebih 4 jam di karenakan akses jalan yang masih kurang memadai. Perjalanan menuju Pantai Ora belum berhenti sampai di sini. Di desa itu, terdapat berbagai macam dan banyak sekali perahu / kapal kecil yang bisa kalian pilih untuk menuju ke Pantai tersebut, Dari Saleman ini jaraknya tidak terlalu jauh menuju Surga nya Maluku ini, hanya sekitar 10 menit saja kalian sudah sampai di Pantai Ora. 

Renang di Ora Beach
Ketika kami tiba di pantai Ora ini, Kata-kata yang terlintas di pikiran saya yaitu "Emang benar kata orang, ini Surga nya Maluku,". Pemandangan pantai, rumah-rumah di atas laut serta keindahan alam bawah laut sangat nampak jelas karena air laut nya bening. Kebetulan Karena Pemilik Pantai ini kenal dengan keluarga saya, kami sudah memesan tempat ini dari beberapa minggu sebelum lebaran. Karena biasanya tempat ini sangat ramai ketika liburan panjang. Orang tua saya sengaja mengambil view yang di atas pantai karena dari tempat inilah yang menjadi daya tarik wisatawan. Setelah kami masuk ke dalam rumah yang kami ambil tadi itu, kami langsung menaruh barang-barang kami, dan tiba-tiba saya langsung pengen nyebur ke laut nya karena sudah nggak tahan dengan keindahan bawah lautnya. Tapi sayangnya belum di bolehin sama orang tua saya :( :D


Snorkeling di Ora beach bersama Adik sepupu
Setelah waktu makan siang, barulah saya nyebur ke pantai itu. Untuk ketahuan kalian semua, saya nyebur bukan dari tepi pantai nya, melainkan dari rumah yang di atas laut itu, karena di bagian belakang ada tempat seperti balkon dan bisa lompat dari situ langsung ke  laut, heheheh

Foto Keluarga di jembatan Pantai Ora 


Lokasi di tebing Batu dekat pantai ora
Saya seperti merasa belum yakin aja gitu, saya akhirnya bisa sampai ke pantai ini juga, setelah sekian lama saya mengimpikan untuk liburan ke pantai ini. Saya yang paling lama berenang di pantai ini di antara keluarga keluarga saya, karena saya masih kagum aja dengan pemandangan nya yang begitu menarik perhatian saya. Bagi kalian yang belum bisa berenang, kalian bisa menggunakan pelampung untuk berenang di sekitar pantai dan juga di sediakan alat untuk Snorkeling agar bisa melihatr keindahan terumbu karang dan bawah lautnya. kebetulan saya uga mencoba untuk Snorkeling dan pertama kali yang saya lihat di bawah laut itu adalah terumbu karang nya yang sangat indah dan juga ikan-ikan kecil yang beraneka ragam serta lucu. Oh iya, Kami berlibur di pantai ini kurang lebih 2 hari 3 malam, Saat hari keduanya, kami sekeluarga mulai mengeksplor pantai tersebut. Di sekitar pantai itu terdapat tebing yang sangat indah pemandangan nya, dan bisa untuk berfoto di tebing tersebut. dan di tebing itu ada sedikit ruang seperti goa yang di dalamnya ada tempat untuk berenang. 


Kami Pertama kali pergi mengunjungi tebing tersebut. Setelah puas berfoto-foto di situ, kami melanjutkan perjalanan lagi ke salah satu pantai yang bersampingan dengan pantai ora, nama pantainya yaitu "Pantai Air Belanda". sampai sekarang saya masih belum ngerti kenapa di sebut pantai itu. tapi yang bikin saya kagum yaitu, di pantai itu kita bisa merasakan air laut dan air tawar. karena di tempat itu, terdapat pembatas antara air laut dan air tawar. awalnya saya juga tidak percaya, tetapi karena penasaran maka saya mencobanya dan ternyata benar saja. di pantai ini saya berenang lagi, karena masih belum puas dengan keindahan alamnya.
Foto bersama adik kakak

Setelah puas berenang dan merasakan air tawar dan air lautnya (*hehehe), kami kembali di pantai ora tersebut, tepatnya di rumah yang kami tempati selama 2 hari itu. sebenarnya kami sekeluarga ingin mengunjungi salah 1 tempat juga yang sangat recommended  banget, namanya Pulau Tujuh. di sana kalian bisa melihat 7 pulau yang saling terpisah dan tidak ada penghuni nya. tapi sayangnya tidak bisa, karena saat hendak kesana cuaca kurang mendukung da terjadi ombak karena perjalanan ke pulau 7 itu memakan waktu sekitar 1 sampai 2 jam. setelah tiba di pantai ora, kami sekeluarga berenang lagi hingga sore hari. kami balik dari pantai air belanda sekitar pukul 13.00 WIT. Paman saya waktu itu sudah memiliki rencana dari awal kalau saat malam hari kami memancing ikan di belakang rumah yang kami tempati itu. dan ternyata ikan yang kami dapat dari hasil pancingan itu gak tanggung tanggung, bisa mencapai 40 ekor ikan yang berukuran kurang lebih seperti ikan Nemo. Ketika ikan yang kami pancing telah dapat, kami membuat pesat kecil-kecilan saat malam hari dengan bakar ikan yang kami dapat tadi. Dan sehabis makan, saya bersama adik-adik sepupu saya bermain kartu remi sampai tengah malam sekitar pukul 23.00 WIT. Saat malam itu, rumah-rumah yang berada di atas laut itu sudah sangat sepi, hanya rumah kami saja yang masih ramai saat malam itu. Setelah kami puas main kartu remi, kami pun langsung tidur dan mempersiapkan barang-barang untuk besok pagi kembali lagi ke Rumah kami masing-masing. 


Ini merupakan pengalaman liburan yang sangat menyenangkan bagi saya pribadi, karena tempat ini sudah saya impikan ketika saya masih berada di bangku SMA untuk pergi ke pantai ini. .Bagi yang pengen berlibur ke Pantai ini, mungkin foto yang saya masukkan ini bisa jadi referensi untuk kalian. Tapi biaya tersebut sewaktu -waktu bisa berubah sesuai waktu dan kondisi. Sekian dulu yah pengalaman saya tentang liburan di Surga Maluku. Kalau ada kesempatan saya akan memposting lagi hal-hal yang menarik lain nya. Byeee...