Jumat, 09 Desember 2016

Pengalaman yang tak terlupakan ke Surga nya Maluku

Hallo Para Bloggers semua....Sorry ya baru muncul lagi, maklumlah namanya juga mahasiswa *hehehe... Gimana kabar kalian semua? saya harap selalu sehat yaa. Oke kali ini saya akan berbagi pengalaman saya sewaktu libur lebaran kemarin tepatnya tahun 2016. Sesuai dengan judulnya , kali ini saya akan membahas tentang liburan saya ke Pantai Ora, yang di mana pantai ini banyak yang bilang surga nya pulau maluku. Tapi bagi kalian yang belum tahu Pantai Ora itu kayak gimana dan letaknya di mana, saya akan menjelaskan dulu biar kalian yang belum tahu bisa tahu. oke langsung saja dii baca yahhh.....
Pantai Ora  ini merupakan suatu Pantai  yang terletak pulau Seram, kecamatan Seram Utara, Maluku TengahMalukuIndonesia. Pantai yang berlokasi di ujung barat teluk Sawai ini berada di sebelah desa Saleman dan desa Sawai, di tepi hutan Taman Nasional Manusela. kalian tahu gak kenapa di sebut surga nya pulau maluu? Karena Pantai Ora ini memiliki karakteristik pantai yang berpasir putih dengan air yang sangat jernih dan tenang dengan kekayaan terumbu karang, ikan dan aneka ragam biota laut lainnya. 

Ora Beach Eco Resort, Seram, Maluku Tengah
Pantai Ora dan desa Sawai merupakan objek wisata di teluk Sawai yang setiap tahunnya dapat menyedot sekitar 500 wisatawan dari dalam dan luar negeri. Di pantai ini sendiri terdapat 2 jenis resort yang di sediakan bagi para wisatawan lohh. Bagi kalian yang pengen liburan ke tempat ini, pantai ini sangat cocok bagi kalian karena pantai ini memiliki resort yang sengaja di buat di atas laut. jadi kita bisa merasakan  bagaimana tinggal di rumah yang berada di atas laut, seperti di Maldives gituu..Pantai ini juga sering di kunjungi beberapa artis ketika mereka punya waktu liburan  looh, dan juga sering di buat tempat shooting "MY TRIP MY ADVENTURE". Tapi kalau kalian tidak sempat atau tidak bisa tinggal di tempat yang di atas laut itu, jangan kecewa karena masih ada 1 tempat lagi yang di sediakan yakni di sekitar pantai itu sendiri. Jadi Kalau yang masih bingung dengan tempatnya, kalian bisa browsing saja di google, dan di jamin kalian gak nyesal liburan ke 1 pantai ini loo.. okey sekarang saya akan berbagi pengalaman saya berlibur di pantai ini.

Di atas Kapal feri, perjalanan menuju Pelabuhan Waipirit
Awal perjalanan liburan saya ini ketika lebaran hari ketiga kalau saya tidak salah ingat. hehehe.. Tentu nya liburan ini saya tidak pergi sendiri, tapi dengan keluarga-keluarga dari sebelah mama saya. Kami mulai perjalanan pada pagi sekitar pukul 06.00 WIT. Oh iya rute perjalanan ini kalau dari Kota Ambon sendiri, kalian bisa menggunakan kendaraan menuju Dermaga Liang yang bernama Pelabuhan Hunimua untuk naik feri dari situ. Perjalanan feri itu sekitar 3 jam untuk sampai ke tempat seberang yakni pelabuhan Waipirit, Seram bagian Barat. Setelah sampai di pelabuhan itu, kalian harus menempuh perjalanan ke salah satu desa di Pulau Seram namanya "Desa Saleman". Perjalanan yang kalian harus tempuh itu kurang lebih 4 jam di karenakan akses jalan yang masih kurang memadai. Perjalanan menuju Pantai Ora belum berhenti sampai di sini. Di desa itu, terdapat berbagai macam dan banyak sekali perahu / kapal kecil yang bisa kalian pilih untuk menuju ke Pantai tersebut, Dari Saleman ini jaraknya tidak terlalu jauh menuju Surga nya Maluku ini, hanya sekitar 10 menit saja kalian sudah sampai di Pantai Ora. 

Renang di Ora Beach
Ketika kami tiba di pantai Ora ini, Kata-kata yang terlintas di pikiran saya yaitu "Emang benar kata orang, ini Surga nya Maluku,". Pemandangan pantai, rumah-rumah di atas laut serta keindahan alam bawah laut sangat nampak jelas karena air laut nya bening. Kebetulan Karena Pemilik Pantai ini kenal dengan keluarga saya, kami sudah memesan tempat ini dari beberapa minggu sebelum lebaran. Karena biasanya tempat ini sangat ramai ketika liburan panjang. Orang tua saya sengaja mengambil view yang di atas pantai karena dari tempat inilah yang menjadi daya tarik wisatawan. Setelah kami masuk ke dalam rumah yang kami ambil tadi itu, kami langsung menaruh barang-barang kami, dan tiba-tiba saya langsung pengen nyebur ke laut nya karena sudah nggak tahan dengan keindahan bawah lautnya. Tapi sayangnya belum di bolehin sama orang tua saya :( :D


Snorkeling di Ora beach bersama Adik sepupu
Setelah waktu makan siang, barulah saya nyebur ke pantai itu. Untuk ketahuan kalian semua, saya nyebur bukan dari tepi pantai nya, melainkan dari rumah yang di atas laut itu, karena di bagian belakang ada tempat seperti balkon dan bisa lompat dari situ langsung ke  laut, heheheh

Foto Keluarga di jembatan Pantai Ora 


Lokasi di tebing Batu dekat pantai ora
Saya seperti merasa belum yakin aja gitu, saya akhirnya bisa sampai ke pantai ini juga, setelah sekian lama saya mengimpikan untuk liburan ke pantai ini. Saya yang paling lama berenang di pantai ini di antara keluarga keluarga saya, karena saya masih kagum aja dengan pemandangan nya yang begitu menarik perhatian saya. Bagi kalian yang belum bisa berenang, kalian bisa menggunakan pelampung untuk berenang di sekitar pantai dan juga di sediakan alat untuk Snorkeling agar bisa melihatr keindahan terumbu karang dan bawah lautnya. kebetulan saya uga mencoba untuk Snorkeling dan pertama kali yang saya lihat di bawah laut itu adalah terumbu karang nya yang sangat indah dan juga ikan-ikan kecil yang beraneka ragam serta lucu. Oh iya, Kami berlibur di pantai ini kurang lebih 2 hari 3 malam, Saat hari keduanya, kami sekeluarga mulai mengeksplor pantai tersebut. Di sekitar pantai itu terdapat tebing yang sangat indah pemandangan nya, dan bisa untuk berfoto di tebing tersebut. dan di tebing itu ada sedikit ruang seperti goa yang di dalamnya ada tempat untuk berenang. 


Kami Pertama kali pergi mengunjungi tebing tersebut. Setelah puas berfoto-foto di situ, kami melanjutkan perjalanan lagi ke salah satu pantai yang bersampingan dengan pantai ora, nama pantainya yaitu "Pantai Air Belanda". sampai sekarang saya masih belum ngerti kenapa di sebut pantai itu. tapi yang bikin saya kagum yaitu, di pantai itu kita bisa merasakan air laut dan air tawar. karena di tempat itu, terdapat pembatas antara air laut dan air tawar. awalnya saya juga tidak percaya, tetapi karena penasaran maka saya mencobanya dan ternyata benar saja. di pantai ini saya berenang lagi, karena masih belum puas dengan keindahan alamnya.
Foto bersama adik kakak

Setelah puas berenang dan merasakan air tawar dan air lautnya (*hehehe), kami kembali di pantai ora tersebut, tepatnya di rumah yang kami tempati selama 2 hari itu. sebenarnya kami sekeluarga ingin mengunjungi salah 1 tempat juga yang sangat recommended  banget, namanya Pulau Tujuh. di sana kalian bisa melihat 7 pulau yang saling terpisah dan tidak ada penghuni nya. tapi sayangnya tidak bisa, karena saat hendak kesana cuaca kurang mendukung da terjadi ombak karena perjalanan ke pulau 7 itu memakan waktu sekitar 1 sampai 2 jam. setelah tiba di pantai ora, kami sekeluarga berenang lagi hingga sore hari. kami balik dari pantai air belanda sekitar pukul 13.00 WIT. Paman saya waktu itu sudah memiliki rencana dari awal kalau saat malam hari kami memancing ikan di belakang rumah yang kami tempati itu. dan ternyata ikan yang kami dapat dari hasil pancingan itu gak tanggung tanggung, bisa mencapai 40 ekor ikan yang berukuran kurang lebih seperti ikan Nemo. Ketika ikan yang kami pancing telah dapat, kami membuat pesat kecil-kecilan saat malam hari dengan bakar ikan yang kami dapat tadi. Dan sehabis makan, saya bersama adik-adik sepupu saya bermain kartu remi sampai tengah malam sekitar pukul 23.00 WIT. Saat malam itu, rumah-rumah yang berada di atas laut itu sudah sangat sepi, hanya rumah kami saja yang masih ramai saat malam itu. Setelah kami puas main kartu remi, kami pun langsung tidur dan mempersiapkan barang-barang untuk besok pagi kembali lagi ke Rumah kami masing-masing. 


Ini merupakan pengalaman liburan yang sangat menyenangkan bagi saya pribadi, karena tempat ini sudah saya impikan ketika saya masih berada di bangku SMA untuk pergi ke pantai ini. .Bagi yang pengen berlibur ke Pantai ini, mungkin foto yang saya masukkan ini bisa jadi referensi untuk kalian. Tapi biaya tersebut sewaktu -waktu bisa berubah sesuai waktu dan kondisi. Sekian dulu yah pengalaman saya tentang liburan di Surga Maluku. Kalau ada kesempatan saya akan memposting lagi hal-hal yang menarik lain nya. Byeee...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar